The Feeling of Egoistic and Romantic

Author :Deerexo

Title :The Feeling of Egoistic and Romantic

Length : Chaptered

Rated : General (berubah di part 1)

Main Cast : EXO’s Byun Baek Hyun and Kang Hyera[OC]

Minor Casts :

  • EXO’s members 
  • Super Junior’s members
  • GG’s Im Yoon Ah
  • FX’s Jung Soo Jung 
  • FX’s Choi Sulli 
  • CNBLUE’s Kang Minhyuk 

Theme : School Life, Romance.

Disclaimer : The characters are belong to God and themselves. I only have the storyline and don’t copy-paste or remake it.

Author’s note : Please leave your comment after you read this. And give me your advice and critics about my fanfiction. Commentar is so allowed^^

Prologue

“Permisi, apa kau tahu dimana kelas Byun Baekhyun?”

Seorang gadis tinggi berkacamata hitam gelap sedang menanyakan keberadaan adiknya yang bersekolah di Kyung-Hee Cyber High School.Gadis itu berusia 24 tahun dan memiliki tubuh yang proporsional, membuat murid yang ditanyanya sedikit terbelalak melihatnya.

Ini jam istirahat makan siang dan hampir seluruh pandangan murid laki-laki yang sedang berdiri di sekitar gadis itu menatapnya.

“A-aku teman sekelasnya, namaku Park Chanyeol sunbae,”

“Ah, kau temannya?Bisa tunjukkan aku dimana kelasnya? Namaku Yoona.”

Chanyeol berdiri kemudian mengangguk, lelaki itu membawa Yoona ke ujung koridor di sebelah kiri dan kelas 3-2.Sejak kapan Baekhyun mengenal gadis ini?Selama berteman dengan Baekhyun, Chanyeol tak pernah sedikitpun melihat gadis itu, padahal dia dan Baekhyun sudah berteman lebih dari 2 tahun.

Sial, Chanyeol bertekad menanyakan siapa gadis ini pada Baekhyun.

Mereka sudah sampai di depan kelas dan Chanyeol mempersilahkan Yoona masuk dengan sopan.

“Silahkan masuk, Sunbae

“Terimakasih, Chanyeol-ssi

Chanyeol mengangguk dan duduk di tempat duduknya membiarkan Yoona mencari Baekhyun sendiri.

Yoona mengedarkan pandangannya ke kelas yang kelihatan cukup ramai itu.Matanya yang lentik mencari-cari dimana adiknya itu berada.Kemudian dia melihat sosok lelaki sedang mendengarkan musik lewat earbud yang digunakannya.Dia duduk di dekat jendela dengan posisi bertopang dagu.

Sejenak Yoona merasakan rindu yang menggebu pada adiknya itu, Byun Baekhyun, namun dia langsung merasa jengkel karena mengingat Baekhyun tidak mengangkat teleponnya saat Yoona berusaha menemuinya di sekolah ini.

Pantas saja teleponku tidak di angkat, dia mendengarkan musik lagi.

Yoona tahu betul sifat adiknya itu, jika sudah berhubungan dengan musik maka Baekhyun bisa melupakan apa saja, termasuk kakaknya ini yang sudah 5 tahun tidak bertatap muka dengannya karena harus mengejar pendidikan ke Juilliard di Inggris.

“Byun Baekhyun,” panggil Yoona—terlalu keras.

Bukan hanya Baekhyun saja yang menoleh ke pintu dimana Yoona berdiri namun hampir semua murid itu menoleh padanya. Yoona memanggil cukup keras tadi dan dia sama sekali tidak peduli. Dilihatnya adiknya itu terkejut menatapnya dan langsung melepas earbud yang digunakannya.

Nuna…”

Matanya sama sekali tidak mempercayai bahwa kakaknya sedang berada disini. Di sekolahnya.

Apakah ini halusinasi?

Yoona memutar bola matanya bosan,“Temui aku di mobil, Baekhyun!”

Gadis itu berjalan meninggalkan kelas dan berjalan elegan kembali ke arah parkiran dimana dia memakirkan mobil Audy putih miliknya.Semua murid menatapnya dengan tatapan penasaran dan bertambah penasaran ketika Baekhyun mengikuti gadis itu di belakangnya.

Seketika itu juga para gadis di sekolahnya merasa cemas. Oh! Kalau ada lelaki yang bisa dikatakan sempurna di sekolah ini, Baekhyun-lah orangnya.Dengan tinggi 178cm, wajah yang diatas rata-rata dan IQ 200.Sayangnya kehebatannya dalam hal akademik berbanding terbalik dengan sifatnya pada para penggemarnya di sekolah ini.

Baekhyun terkenal ketus dan dingin.Sangat. Jadi tak ada yang berani mengusiknya dengan segala macam kue ataupun surat cinta. Para gadis di sekolahnya hanya berani mengagumi dari jauh dan meratap di kelas ketika Baekhyun melewati mereka.

Sekarang Baekhyun terlihat bersama seorang gadis cantik.

Ya Tuhan!

Ini sangat membingungkan bagi Baekhyun karena melihat kakaknya yang tiba-tiba muncul didepan pintu kelasnya bersama Chanyeol kemudian memanggilnya ke dalam mobilnya.Dan disinilah mereka berdua, di dalam mobil Yoona.

“Hey, kenapa kau menemuiku di sekolah?”

Baekhyun bertanya-tanya karena menurutnya kakaknya ini berlebihan sekali sampai menemuinya di sekolah.

Mendengar ditanya seperti itu, Yoona langsung mendaratkan pukulan kencang di kepala Baekhyun,”Panggil aku Nuna! Kau itu tetap saja tidak sopan,” gerutunya.Heran, Yoona mengira sifat kurang ajar Baekhyun sudah hilang nyatanya justru lebih kurang ajar.

Baekhyun mendengus sebal,”Cih, sejak kapan aku mau memanggilmu Nuna?”

“Tapi tadi kau memanggilku Nuna, adik manis.”

Mendengar dirinya dipanggil adik manis membuat telinganya panas.

“Diam!”

Yoona terkekeh mendengar Baekhyun yang kelihatan sudah siap berperang jika dia mengatakan kata adik manis lagi.

Pertengkaran kecil seperti inilah yang membuat Yoona sangat merindukan Baekhyun ketika di Inggris.Baekhyun merupakan lelaki tertutup namun amat sangat perhatian.Oleh sebab itu, kasih sayang yang Baekhyun berikan sedikit berbeda dengan kebanyakan remaja lainnya.Baekhyun menunjukkan kasih sayangnya lewat sifat ketus namun perhatian, marah tapi menerima.Aneh memang, tapi Yoona sangat memahami itu.

“Wow, kurasa aku harus cepat-cepat menyuruhmu keluar,”

“Apa?” Baekhyun bingung akan pergantian topik pembicaraan ini.

Yoona menunjuk beberapa gadis yang sudah menempelkan wajahnya ke jendela untuk melihat ke dalam mobilnya, yah..sebenarnya percuma saja mengintip karena mobil Yoona memiliki kaca rayban super gelap jadi orang luar tak bisa melihat ke dalam mobil.

“Oh, tolonglah..”Baekhyun menghela napas,”mereka itu benar-benar gadis tidak waras,” keluhnya seraya bersandar pada kursi mobil. Baekhyun sama sekali tak mengerti kenapa para gadis zaman sekarang berlebihan sekali sampai menyukainya separah itu.

Memang mereka tidak ada yang terlalu agresif ataupun terang-terangan mengejarnya. Tapi—ayolah! Aksi cari perhatian mereka benar-benar membuat Baekhyun merasa mual.

Yoona menggoda Baekhyun,”Tidak baik mengabaikan wanita,” kekehnya sambil menyikut lengan Baekhyun.

Baekhyun hanya membuang muka dan bersedekap dada mendengar ejekan kakaknya itu.Lebih baik diam karena jika Baekhyun membalasnya kakaknya yang cerewet itu bisa menasehatinya 2 jam.

Bel masuk pun berdering dan Baekhyun harus kembali ke kelasnya kalau tidak mau ketinggalan pelajaran Fisika.”Nuna, aku harus pergi ke kelas.”

Yoona tersenyum manis,”Aku tahu, kembalilah ke kelas. Aku juga akan menemui teman lamaku disini sebentar.”

“Donghae seosangnim?”

“Ya. Kami sudah lama tidak mengobrol,”

Baekhyun mengangguk lalu membuka pintu mobil bersamaan dengan Yoona yang melakukan hal yang sama. Yoona menghampiri Baekhyun dan berdiri didepannya.Baru disadarinya jika tinggi Baekhyun sudah melebihi tingginya.

“Belajar yang benar!”Yoona menasehati sambil mengacak rambut Baekhyun.

Baekhyun menggerutu karena rambutnya menjadi sedikit berantakan namun dia tersenyum,”Pulanglah ke rumah Nuna, aku sangat merindukanmu.”

***

Kang Hyera pergi berjalan menuju toilet perempuan karena harus mencuci wajahnya akibat sangat mengantuk di pelajaran Kimia.Sungguh, otaknya sangat lamban jika menyangkut hitungan dan rumus.Dia memang dikategorikan siswi yang biasa saja, tidak terlalu pintar, tidak terlalu cantik dan tidak terlalu populer.

Namun semua orang juga tahu kalau Hyera begitu menarik. Entah karena ia selalu tersenyum atau memang dia begitu ramah.

Hyera berbelok ke arah kiri dan langsung berdiri di hadapan wastafel kamar mandi.Dia memutar kenop untuk mengeluarkan air.Setelah air itu muncul Hyera langsung membasuh wajahnya. Lumayan, kini Hyera sedikit lebih segar biarpun rasa mengantuk itu masih ada.

Sebuah benda berwarna coklat yang tergeletak di atas wastafel menarik perhatiannya.Benda itu adalah sebuah dompet ber-merk dengan motif bergambar rusa.

“Punya siapa ini?”

Kepalanya mencari-cari apakah ada orang lain di kamar mandi ini selain dirinya. Kosong.Hanya ada dirinya disini, lalu ini milik siapa?

Kemudian ia membuka dompet itu dan menemukan kartu kredit dan debit yang berjejer di kiri kanan dompet.

Banyak sekali, pikir Hyera ketika melihat berlembar-lembar uang 100 ribu won di dalam dompet itu. Andaikan dia punya uang jajan sebanyak ini pasti..Ah tidak!

Fokus Hyera fokus!

Hyera langsung mencari apakah ada kartu nama atau setidaknya petunjuk tentang si pemilik dompet itu. Dan akhirnya dia menemukan sebuah kartu dengan nama “Byun Yoon Ah” lengkap dengan alamatnya.

Hyera membaca alamat itu dengan teliti dan terkejut ketika tahu bahwa pemilik dompet ini tinggal di Gangnam distrik. Sepertinya tidak ada pilihan lain selain mengantarkan dompet ini ke kawasan perumahan elite itu. Uh..ini pertama kalinya Hyera ke distrik Gangnam dan dia harus meminta Soojung mengantarnya.

Jung Soojung adalah pacar kakaknya sendiri, Kang Minhyuk, jadi temannya itu pasti mau mengantarnya dengan mobil BMW miliknya itu.

Hyera memasukkan dompet itu ke dalam saku almamater biru tuanya dan berlari secepat mungkin ke kelas.Dia membungkukan badan pada Jongwoon seosangnim yang sedang mengajar kimia dan duduk disamping Soojung begitu sampai.

“Soojung!” bisik Hyera pelan karena tidak mau Jongwoon seosangnim menegurnya karena mengobrol.

Soojung menoleh,”Apa?”

“Sepulang sekolah nanti antarkan aku ke Gangnam-gu.”

***

Di depan sebuah rumah berdominan cat kecoklatan itu nampak seorang gadis tengah menekan bel interkom. Gadis itu Hyera, dia sudah sampai disini berkat bantuan Soojung namun dia harus pergi karena ayahnya menelponnya.Padahal Hyera berharap Soojung menemaninya menemui seseorang bernama Yoona.

Dan lagi Hyera merasa kesal, ini sudah ketiga kalinya Hyera menekan bel namun sama sekali tidak ada jawaban yang keluar. Dia sudah pasrah ketika mendengar suara perempuan berkata,”Annyeong Haseyo, siapa disana?”

Hyera buru-buru berbicara pada intercom,”Annyeong Haseyo, aku Kang Hyera, murid Kyung-Hee High School kelas 3-4”

“Teman Baekhyun?”

Hah? Apa katanya? Baekhyun?

Baru saja Hyera akan bertanya namun perempuan itu sudah berkata,”Tunggu sebentar, aku segera keluar”.

Tak sampai 5 menit Yoona keluar dari dalam pintu dan melihat seorang siswi dengan seragam yang sama seperti Baekhyun. Yoona sedikit heran, setahunya Baekhyun jarang sekali memiliki teman seorang gadis.

Annyeong Haseyo,” gadis itu membungkuk didepan Yoona lalu melanjutkan,”Apakah ini dompet milik anda?” tanyanya sambil mengeluarkan dompet dari dalam saku alamamaternya.

Mata Yoona langsung melebar dan mengambil dompet itu,”Ya ampun! Darimana kau mendapatkan ini?”

“Aku menemukannya di kamar mandi—err..”

“Panggil saja aku sunbae,” ucap Yoona ketika mendengar gadis itu kebingungan memanggilnya.Setidaknya kata sunbae membuatnya terdengar lebih muda.Dia terkekeh sendiri dalam hatinya.

“Baiklah, Yoona sunbae

“Aku benar-benar berterimakasih padamu, Maaf jika merepotkan” ucap Yoona tulus dan penuh rasa terimakasih. Dia sama sekali tak menyadari bahwa dompetnya itu hilang. Dia memang ke kamar mandi di sekolah Baekhyun ketika selesai mengobrol dengan Donghae namun sama sekali tak menyadari jika dompet yang dipegangnya ditaruh di atas wastafel.Yoona terkenal dengan sifat ceroboh.

Hyera tersenyum dan mengangguk,”Sama-sama, sunbae. Itu tidak merepotkan sama sekali,”

“Kau naik Taxi?”

Yoona bertanya karena dia sama sekali tak melihat mobil ataupun kendaraan lainnya.

Hyera menggeleng,”Tidak. Aku diantar temanku tapi dia harus pergi tadi,” Hyera melirik jam tangannya,”Aku pergi dulu sunbae, aku naik taksi saja,”

Sebuah ide muncul begitu saja dari dalam otaknya dan bertepatan dengan ide itu muncul, adiknya, Byun Baekhyun, datang sambil membawa mobil Aston Martin keluaran terbaru.

Baguslah! Yoona langsung menghampiri Baekhyun dan menyeret lelaki itu keluar dari mobilnya.Hyera yang melihat Baekhyun langsung terkejut.

Baekhyun, lelaki itu…

Ada pengalaman buruk yang pernah terjadi di antara mereka dan itu 3 hari yang lalu.Parahnya, sekarang dia dipertemukan lagi dengan lelaki itu..Oh Tuhan..Hyera merasakan seluruh tubuhnya gugup ketika melihat Baekhyun dan Yoona berjalan mendekatinya.

“Baekhyun, ini temanmu bukan?”

Baekhyun yang masih memandang kakaknya tajam karena tidak terima diseret begitu saja dari mobilnya langsung mengalihkan perhatiannya pada gadis berambut panjang kecoklatan di hadapannya.

Dia memperhatikan wajah gadis itu dan langsung terkejut.Ini tidak mungkin…..

Yoona tidak mengerti melihat mereka berdua saling menatap seperti itu. Tatapan mereka berbeda, seolah ada rasa bersalah dan malu disana, membuat Yoona semakin tidak mengerti sebenarnya ada apa dengan mereka berdua.

“Baekhyun, Hyera-ssi telah mengembalikan dompetku yang hilang, jadi maukah kau mengantarnya pulang?”

Keduanya menoleh serempak dan langsung berteriak.

“APA?”

Seketika itu juga ingatan kejadian 3 hari yang lalu menyerang Baekhyun dan Hyera tanpa ampun.

TBC

Hello, Readers! Let me introduce myself. I am new author, Deerexo^^ I’m 16 years old and now live in Bogor.

Please leave your comment after you read this, my precious readers!:))

Contact me on :

Twitter : @laniaarr

Facebook : Lani Anggraini.

Let’s talk together soon!

Iklan

25 pemikiran pada “The Feeling of Egoistic and Romantic

  1. Ping balik: [Freelance] The Dark Rose (Part X) | SAY - Korean Fanfiction
  2. lanjut thor..penasaran sama kejadian yang dialami hyera dan baekhyun 3 hari yang lalu..

    ditunggu next chapter yaa ^^

  3. Waaaw aku penasaran:3
    Awalnya aku kira yoona suka sama baekhyun eh ternyata kakaknya-_-”
    cepet lanjut thor, semangat ya nulisnya semoga ga kehambat something/?

  4. Thor penasaran bangetssss…
    Author pinter deh, buat pembaca jadi tambah penasaran sm ff ini 🙂
    Selalu ditunggu 🙂

  5. kebetulan banget hyera yang nemuin dompetnya yoona jadi bisa ketemu bekkie kan. btw terjadi apa tiga hari yang lalu antara hyera sama bekkie? wah penasan sama lanjutannya saeng
    mau liat juga gimana karakter baekra di fanficmu yg baru ini, sama kaya TDR kah si bekkie nya tergila gila banget sama hyera..

    ditunggu part selanjutnya dan semangat Uas nya semoga sukses 😀

  6. deerexo….
    daku muncul lg….
    habis baca dark rose aq jd stalkermu lho…..
    baek-hyera lg…
    baek msh dg iq 200 tp jd cowo jutek.
    hyera jd cewe biasa tp banyak yg suka…
    suasana apalagi yg bikin jd ‘terbawa suasana’…
    next chap ya…

  7. pdhl aku belum selesai baca dark rose. skrg udah tertarik ama ff author yg lain. nice ff, thor ^^

  8. Huhu mikir ekspresi nye baekhyun yang muka bersalah plus di tambah muka malu pasti kiyut tuh :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s