The Feeling of Egoistic and Romantic Part I – Deerexo

the-feeling-of-egoistic-and-romantic-1

Author : Deerexo

Title : The Feeling of Egoistic and Romantic Part I

Length : Chaptered

Rated : WARNING! PG-17

Main Cast :    -EXO’s Byun Baek Hyun and Kang Hyera [OC]

Minor Casts : -EXO’s members as Baekhyun’s Friends

                        -Han Ji Ra[OC]

                        -Super Junior’s members as Baekhyun’s teachers and brothers

                        -GG’s Im Yoon Ah as Baekhyun’s sister

                        -FX’s Jung Soo Jung as Hyera’s Friend

                        -FX’s Choi Sulli as Hyera’s Friend

                        -CNBLUE’s Kang Minhyuk as Hyera’s brother and Soojung’s boyfriend

Theme : School Life, Romance.

Poster : ICE ART on HSG

Disclaimer : The characters are belong to God and themselves. I only have the storyline and don’t copy-paste or remake it.

Author’s note : Please leave your comment after  reading this. And give me your advice and critics about my fanfiction. Commentar is so allowed^^

Previous :

Yoona tidak mengerti melihat mereka berdua saling menatap seperti itu. Tatapan mereka berbeda, seolah ada rasa bersalah dan malu disana, membuat Yoona semakin tidak mengerti sebenarnya ada apa dengan mereka berdua.

“Baekhyun, Hyera-ssi telah mengembalikan dompetku yang hilang, jadi maukah kau mengantarnya pulang?”

Keduanya menoleh serempak dan langsung berteriak.

“APA?”

Seketika itu juga ingatan kejadian 3 hari yang lalu menyerang Baekhyun dan Hyera tanpa ampun.

PART I

BYUN BAEKHYUN menyetir mobilnya dengan perlahan dan kelewat terlalu fokus pada jalanan. Lelaki berusia 17 tahun itu terkesan cuek bahkan mengabaikan gadis yang duduk disamping mobilnya.

Kang Hyera.

Atmosfir dalam mobil itu sangat dingin padahal ini bulan Agustus dimana musim panas sedang menyerang kota Seoul dengan sadisnya. Hyera hanya menyandarkan dirinya dan menolak untuk mengeluarkan suara sedikitpun.

Keduanya terdiam tapi tidak dengan ingatan mereka berdua yang melayang kemana-mana.

Terutama Baekhyun.

Tiga hari yang lalu..Sore itu…

Saat itu di kelas musik di lantai 3 sekolah. Baekhyun sedang memainkan pianonya dengan instrumental yang menyedihkan. Jemarinya bergerak lincah di atas piano dan matanya terpejam.

Hatinya hancur dan lebih dari segalanya ini karena ulah sahabat baiknya sendiri.

Sahabat yang bernama Park Chanyeol.

Baekhyun dan Chanyeol memang terkesan dekat di sekolah sebagai teman dari usia 13 tahun saat mereka masih SMP. Semuanya baik-baik saja ketika dulu, mereka sama-sama berbagi satu sama lain, sama-sama bekerja sambilan, dan sama-sama peduli satu sama lain. Tapi Baekhyun tak menyangka jika mereka juga menyukai gadis yang sama.

Dan gadis itu memilih Park Chanyeol. Bukan dirinya. Bukan Byun Baekhyun tapi Park Chanyeol.

Mengingat hal itu membuat Baekhyun merasa kembali tertekan. Dia tidak bisa memaksakan kehendaknya sendiri untuk memiliki Han Jira, gadis itu, gadis yang sudah berhasil menarik perhatiannya lewat senyumnya yang pendiam dan tawanya yang hangat.

“Aku menyukai Park Chanyeol.”

Kata-kata itu semakin membuatnya hancur bahkan hanya untuk diingat. Baekhyun sudah menyiapkan sekotak coklat, dua tangkai mawar saat natal tahun lalu untuk Jira. Senyumnya sudah mengembang dan baru saja Baekhyun akan menghampiri Jira di perpustakaan dia mendengar gadis itu mengatakan.”Aku mencintai Park Chanyeol, Jongdae. Menurutmu saat valentine nanti dia mau tidak ya menerima coklat buatanku?”

Semuanya jatuh.

Bahkan hati Baekhyun mulai retak mendengarnya.

Ingatan itu segera ditepisnya jauh-jauh. Dia tak ingin sakit hati lagi. Baekhyun kembali fokus memainkan pianonya dan nada di piano itu semakin lama semakin cepat temponya.

Mengerikan. Baekhyun sudah terbawa emosi.

DAMN!” Baekhyun berdiri dari kursi dan menendang tungkai kayu piano tersebut. Dia tidak peduli dan sungguh dia ingin sekali marah pada Chanyeol ketika saat pelajaran matematika Chanyeol mengatakan bahwa dia menyukai Jira juga.

Saat itulah dia melihat Kang Hyera berdiri di depan pintu dengan raut terkejut.

Hyera melihat lelaki itu menendang kaki piano sekolah dan dia juga mendengar Baekhyun berteriak marah. Well, ini pertama kalinya bagi Hyera melihat lelaki itu yang biasanya terkesan cuek dan datar, marah seperti itu.

Hyera tahu Baekhyun tentu saja.

Pria idaman wanita di sekolahnya. Pemain seni berbakat. Walaupun dia tidak terlalu pintar dalam kemampuan akademik, Baekhyun sangat menguasai bidang seni manapun.

“Apa kau baik-baik saja?”

Pertanyaan itu terlontar dari mulut Hyera begitu saja. Hyera sendiri cukup terkejut dengan keberaniannya.

“Bukan urusanmu.”

Baekhyun menjawabnya dengan nada ketus dan tidak peduli. Itu sungguh amat sifat Baekhyun pada wanita. Dia hanya peduli pada 5 wanita di dunia ini dan gadis itu sama sekali tidak masuk dalam daftarnya.

“Tidak mungkin kau baik-baik saja jika menendang piano seperti itu.” Hyera berjalan mendekati Baekhyun dan berdiri di hadapannya. Lelaki itu hanya mengernyit dan mundur menjauh.

Baekhyun mendengus kasar.”Pergilah. Kau terlalu ikut campur.”

Hyera menaikkan satu alisnya lalu menatap miring Baekhyun. Lelaki ini benar-benar menyebalkan, pantas saja gadis di sekolahnya tidak ada yang berani mendekatinya sama sekali—hanya mengaguminya dari jarak jauh.

Lebih baik Hyera mundur dan pergi menjauh sekarang daripada berurusan dengan Baekhyun. Dia baru saja akan berbalik meninggalkan Baekhyun ketika lengannya ditarik dan sebuah tangan melingkari pinggangnya.

Baekhyun berbisik.”Aku pinjam bibirmu.”

Sebelum Hyera sempat mengatakan apapun Baekhyun sudah menutup bibir Hyera dengan bibirnya sendiri. Dia merapatkan tubuhnya dan mencium gadis itu dengan lembut sambil memiringkan kepalanya untuk memperdalam aksesnya.

Ciuman itu lembut dan menyeluruh.

GILA! Hyera bisa saja gila karena sentuhan bibir Baekhyun dan dia mulai menaikkan lengannya pada leher Baekhyun.

HYERA PASTI SUDAH GILA!! YA! Hyera harusnya mendorong Baekhyun kuat-kuat dan menendang kakinya bukan membalas ciuman Baekhyun dan menelusupkan jarinya pada rambut Baekhyun seperti sekarang.

Baekhyun tersenyum dan dia melakukan ini karena satu hal.

Karena Han Jira sedang berdiri di depan pintu, menatap ke arahnya dan terlihat membelakkan matanya karena terkejut.

***

Perlu waktu sampai setengah jam untuk membuat Baekhyun berbicara pada Hyera. Pria itu sedikit merasa bersalah juga karena mencium Hyera hanya untuk membuat Jira cemburu. Nyatanya usahanya itu bernilai nol karena justru Jira terlihat senang dan antusias lalu mengira Baekhyun dan Hyera memiliki hubungan spesial.

Baekhyun menciptakan masalah baru.

“Aku minta maaf.”

Hyera tetap bergeming dan memilih untuk mengabaikan Baekhyun. Gadis itu merasa malu dan marah sekaligus pada lelaki satu ini.

Baekhyun sudah merebut ciuman pertamanya dan parahnya setelah ciuman itu berlangsung Baekhyun hanya menatapnya datar dan langsung pergi meninggalkannya seolah Hyera adalah gadis yang murahan.

Siapa yang tidak sakit hati jika diperlakukan seperti itu?

“Hey aku bicara padamu!”

“……”

“Kau tuli?”

“……..”

“Kau benar-benar tuli ya?”

Lelaki satu ini ternyata cerewet juga.

Hyera menatap Baekhyun dengan tatapan sengit dan mendesis.”Apa?”

“Ciuman itu…” Baekhyun memulai dengan sebuah nada bersalah,”..aku tidak bermaksud melakukannya. Hanya saja…”

Dalam hatinya terjadi perdebatan antara menceritakan masalah Jira atau membuat alasan yang bohong. Jika dia menceritakan masalah Jira maka Hyera akan bertanya macam-macam dan pastinya akan semakin marah mengingat ciuman itu hanyalah sebuah pelampiasan. Tapi menceritakan alasan bohong itu lain.

Alasan apa yang mudah diterima dan tidak terkesan seperti ahjussi mesum yang suka mencium gadis?

Jelas itu pertimbangan besar.

Tiba-tiba Hyera memotong perkataannya dengan satu kata.”Lupakan.”

Baekhyun mengerutkan dahi.”Apa?”

“Ciuman itu tidak penting.”

Tidak penting katanya? Hyera harus pintar berbohong untuk mengatakan itu semua. Siapa saja yang melihat kejadian ciuman itu pasti tahu bahwa Hyera benar-benar kehilangan kendali bersama Baekhyun dan itu menjadi hal penting dalam hidupnya.

Selama ini Hyera hidup sebagai seorang gadis yang biasa-biasa saja. Tidak ada kejadian terlalu menarik dan seru selain membuntuti Soojung dan kakaknya, Minhyuk, berkencan di taman belakang. Namun setelah ciuman itu terjadi Hyera mulai merasakan ada adrenalin dalam kehidupannya.

Perkataan Hyera sedikit melukai ego Baekhyun sebagai laki-laki.”Well, mungkin satu ciuman tidak berarti untukmu mungkin.”

Apa laki-laki ini baru saja menghinanya?

Hyera menatap Baekhyun tajam.”Dengar. Aku bukan gadis yang sembarangan mencium orang lain.”

Baekhyun tertawa meremehkan.”Tapi kau menciumku balik saat itu Nona, in case you didn’t know.”

“Kau memang lelaki brengsek. Sudah kuduga kau itu maniak!”

Sekarang giliran Baekhyun menatap gadis itu dengan pandangan gelap.”Katakan itu sekali lagi aku bersumpah akan menurunkanmu di jalan.”

“Silahkan saja. Aku sama sekali tidak takut.” Hyera balas menantangnya. Jika Baekhyun tidak sedang menyetir Hyera pasti sudah menjambak rambut laki-laki itu dengan ganasnya.

“Kalau bukan karena kakakku, aku tidak akan pernah mau mengantarmu.”

Baekhyun langsung membawa mobil itu dengan kecepatan gila-gilaan. Membuat Hyera terhenyak dan mengeratkan sabuk pengamannya dengan cepat. Baekhyun sengaja melakukannya agar gadis itu tutup mulut dan diam saja. Gadis ini susah di atur dan Baekhyun benci tipe gadis seperti itu.

“TURUNKAN KECEPATANNYA!”

Hyera berteriak sambil mencengkeram kuat kursi mobilnya sedangkan Baekhyun tetap membawa mobil itu dengan kecepatan gila-gilaan dan menghiraukan Hyera sama sekali.

Biar gadis ini tahu rasa.

“BYUN BAEKHYUN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

***

Sesampainya di depan rumah Hyera, gadis itu merasa pusing mendadak. Dia mual akibat perjalanan di mobil Baekhyun tadi dan lelaki itu hanya tersenyum menyeringai melihat Hyera berantakan seperti itu.

Baekhyun keluar dari mobil dan menyandarkan dirinya pada mobilnya. Dia menunggu gadis itu keluar.

“Keluarlah Hyera.”

Gadis itu keluar dengan ekspresi kesal yang luar biasa. Dia berjalan menghampiri Baekhyun lalu menginjak kakinya dengan penuh perasaan.

“KAU PANTAS UNTUK MENDAPATKAN ITU!!!”

Baekhyun meringis sebelum membalas.”Kau ini gadis atau apa?!!!!!!!”

Sungguh gadis itu menginjak kakinya amat kuat dan itu rasanya sakit sekali. Lagipula itu hukuman untuknya karena sudah berani membuat Hyera marah.

“Katakan terimakasihku pada KAKAKMU! Kau pergi jauh dari sini sekarang juga!” Hyera mengusir Baekhyun dan langsung berjalan ke rumahnya dengan langkah sebal.

Mereka baru saja bertemu kembali dan bukannya saling meminta maaf mereka memulainya dengan sebuah pertengkaran konyol. Baekhyun tahu sebagian besar itu adalah murni kesalahannya tapi melihat sikap gadis itu membuatnya jengkel setengah mati.

Baekhyun memijat keningnya karena merasa pusing kemudian mengambil ponsel yang berada di saku celananya.

Dia menelpon kakaknya, Byun Yoona.

Nuna!” Baekhyun langsung memanggilnya begitu telepon tersambung.

“Baekhyun? Kau sudah mengantar Hyera?”

Baekhyun menggerutu sebelum menjawab.”Ya.”

“Lalu ada apa kau menelponku adik manis?”

“Kubilang berhenti memanggilku adik manis.” Baekhyun berkata datar menandakan bahwa dia serius kali ini.

“Baik. Kenapa kau menelponku?”

“Aku butuh bantuanmu, Nuna.”

TBC

Please leave your comment after reading this, my precious readers!:))

Contact me on :

Twitter : @laniaarr

Facebook : Lani Anggraini.

Let’s talk together soon!

Iklan

19 pemikiran pada “The Feeling of Egoistic and Romantic Part I – Deerexo

  1. first kahh
    kurang panjangggg
    next mkn panjang nee…critanya diawal da seru ko tinggal di tmbh konflik bacon ma hyera ja okok..
    next fighting ^_*

  2. Seru seru seru …. Next dong
    ŢǡϸЇ krg pnjg
    Ceritay unik ko … Awal dari ciuman y … Kirain ap … ŢǡϸЇ ad ptkrn jg sblm jth cnt … Ky the dark rose 2 nih …
    Seru .. Dtgg nexty. Thor
    Jgn lama2 ….

  3. kenapa dipertemuan pertama mereka selalu gak jauh jauh dari kissing scene wkaka
    jadi mereka ketemu disaat bekkie lagi marah gegara cintanya bertepuk sebelah tangan toh. dan bekkie kau kejam sekali cuman memanfaatkan kesempatan buat nyium hyera, apalagi kalo hyera tau itu cuman pelampiasan biar jira cemburu.. dan taunya jira malah seneng dasar bekkie geblek!
    yak itu apa nelpon yoona minta bantuan mau apa kamu byunbek? jangan macem macem jadilah adik yang manis seperti kata kakakmu

  4. keren bgt eon,,,,,,,,,,,,tpi syag krg panjang,,,,,,,,,,,,,,,klau dsini yg nyium duluan BAEKHYUN,,,,,,,,,kalau di the dark rose HYERA
    sdikit hmpir sma kyak TDR ya,,,,,,,,,,(ya iyalah org authornya sma).next chap di tunggu ya eon,,jgn lama” and pnjangin dong next chap nya………..pnasaran BAEK mnta bntuan apa sma nuna nya…………..?????????? FIGHTING thor……………………………………

  5. Krennn cerita ny thor
    Baguuussss bngett
    Tpi yg part 1 kurang panjang
    D tnggu part slnjuta ny y thor
    Fighting 😀

  6. keren. diih baek modus yah nyium hyera nya. itu baek mau minta bantuan apa? Tentang hyera kah? Keren keren keren thor

  7. emang baek-hyera tu g bisa jauh2 dr kisseu….
    tp ya itu ciri khas mereka n jangan dihilangin ya…..
    iya nie… setuju ma koment2 di atas. kependekan…. (abaikan…. g tau apa kalu author udh peras otak sampe jd chap pendek ini.. )
    **** kambate bikin next chap ya…

  8. byunbaek modus banget. kasian kan kalo hyera tau dia cuma buat pelampiasan. well, part 1nya agak pendek ya? tp nice ff, thor ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s